Detail Pure Baby Sunblock 100gr Krim Bayi Perlindungan Matahari
Pure Baby Sunblock 100g Sunblock bayi Perawatan kulit bayi dari sinar matahari
Pure baby sunblock Diformulasikan khusus dengan low irritant formula dan bebas parfum untuk kulit bayi dan kulit sensitive lainnya Mengandung pelembab & antioksidan, serta bahan aktif zinc oxide micronized particle, SPF 25, dan apricot kernel oil Dapat membantu menjaga kelembaban kulit selama berada di bawah sinar matahari, melindungi kulit bayi dari efek buruk sinar matahari, serta melindungi bayi dalam waktu yang cukup lama (hingga 4 jam) Netto : 100 g
Purebaby Sunblock merupakan produk sunblock satu-satunya yang aman untuk bayi karena diformulasikan secara physical bukan chemical. Pada dasarnya sinar matahari pagi sangat bagus untuk kesehatan bayi, oleh karena itu kebutuhan bayi untuk dijemur dibawah sinar matahari sangat tinggi. Namun banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa menjemur bayi secara langsung tanpa perlindungan sunblock sangat riskan untuk kulit bayi.
Benefit Pure BB Sunblock :
1. Pure BB Sunblock untuk bayi yang bekerja secara physical non chemical, sehingga tidak diserap oleh kulit, karena mekanisme kerjanya memantulkan radiasi sinar UV.
2. SPF 25 lulus uji DERMSCAN melalui penelitian pusat dermatologi terbesar dan terbaik di dunia ( DERMSCAN ) bahwa SPF 25 purebaby sunblock sudah lulus tes uji.
3. Bebas Fragrance, sehingga aman digunakan pada kulit bayi karena tidak menyebabkan iritasi dan alergi
4. Bebas Alcohol, sehingga aman tidak membuat iritasi kulit bayi
5. Bebas Paraben, sehingga tidak mengandung pengawet sintetis kimia yang bisa bersifat karsinogenik
6. Lulus uji hypoallergenic tested / bebas alergi, karena telah di formulasikan dengan bahan yang tidak menyebabkan iritasi kulit
7. Memiliki pelembab alami yaitu Apricot Kernel sehingga membuat kulit tetap lembab, dan lembut sehingga tidak kering.
8. Terbuat dari bahan-bahan berkualitas standart low hazard (0-2) Eropa, tingkat keamanan tertinggi, satu-satunya product untuk Sunblock bayi yang menggunakan grade low hazard (0-2) di Indonesia.